Luncurkan `Sigampang `V.2, Kadis Ketahanan Pangan Genjot Pangan Lokal

$rows[judul]

ayoBENGKULU || Bengkulu Utara, 01 September 2026 – Di tengah keterbatasan anggaran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara Sabani, S.H terus berinovasi. Sejak dilantik pada 21 Februari 2024, ia menggulirkan program SIGAMPANG - Inovasi Keluarga Mandiri Pangan yang kini telah berkembang ke tahap SiGAMPANG V2. E-Monitoring.

Berangkat dari Mandat Bupati

Keputusan menerima amanah memimpin Dinas Ketahanan Pangan tidak lepas dari mandat Bupati Bengkulu Utara. 

"Motivasi utama saya membangun Bengkulu Utara 5 tahun ke depan agar tidak tergantung pasokan pangan dari luar daerah. Sekaligus mencegah stunting lewat program B2SA - Bergizi, Berimbang, Sehat dan Aman," ujar Sabani.

Latar Belakang Hukum Hingga Pemerintahan

Lulusan S-1 Hukum Universitas Bengkulu 2004 ini mengawali karir sebagai Staf Kecamatan Batik Nau. Karirnya menanjak hingga pernah menjabat Kasubbag Umum, Kasi Kesos, Sekcam, dan terakhir Camat Batik Nau periode 2018-2024 sebelum dipercaya menjadi Kadis.

Visi Misi Berbasis Data dan Teknologi

Sabani mengusung visi Terwujudnya lembaga yang handal dalam menetapkan ketahanan pangan masyarakat yang berbasis sumberdaya lokal menuju kemandirian pangan untuk kesejahteraan rakyat.

3 misi yang dijalankan: 

1.  Mewujudkan tata kelola berbasis teknologi informasi 

2.  Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan akses pangan 

3.  Meningkatkan penganekaragaman dan mutu pangan

Program prioritasnya meliputi pengelolaan sumber daya ekonomi pangan, diversifikasi ketahanan pangan, penanganan kerawanan pangan, dan pengawasan keamanan pangan.

Capaian 3 Pilar Utama

Selama menjabat, fokus capaian ada pada: 

1.  Ketersediaan, keterjangkauan dan diversifikasi pangan

2.  Penguatan cadangan pangan dan stabilitas harga 

3.  Distribusi bantuan pangan dan data cadangan pangan

Program penunjang seperti Promosi Pangan B2SA, Rumah Pangan B2SA, Skor PPH, hingga Program Taman Jagung 2025 juga terus berjalan.

Atasi Stunting dan Kemiskinan Lewat Kolaborasi

Untuk menekan stunting, kemiskinan dan inflasi, Dinas menggandeng Bank BI, BAPANAS, Bulog dan OPD terkait. Bantuan Bapang disalurkan ke warga terdata. Selain itu dilakukan pembagian bibit gratis cabai, terong, tomat, sawi, dan penanaman kelor bersama mahasiswa KKN Unihaz.

Komitmen Transparansi

Soal anggaran, Sabani menegaskan komitmennya. "Melaksanakan kegiatan sesuai aturan dan rapat staf dengan PPTK. Jangan sampai ada penyimpangan di anggaran," tegasnya.

Target 2029: Mandiri dan Stabil

Sejalan dengan RPJMN dan RPJMD, target 5 tahun ke depan Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara adalah mandiri, stabil, dan berbasis data.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)